1 Astra Agro Lestari Tbk (AAL) Astra Agro Lestari Tbk merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit dan produsen CPO terbesar di Indonesia. Anak perusahaan PT Astra Internasional ini menguasai lahan seluas 285.025 ha yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia khususnya di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.
Haisawit Loker Sawit - PT. Pacific Indopalm Industries adalah sebuah perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dari Yaman dengan kegiatan bisnis Pengolahan Crude Palm Oil (CPO) yang beroperasi di Lubuk Gaung, Dumai, Riau. Perhatian.! Hati-hati atas segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan perusahaan tertentu.
1 PT. MARIDAN SEJATI SURYA PLANTATION (KAB. SIAK), 2. PT. MURINI WOOD INDUSTRI (DURI KM 13, KAB. BENGKALIS), 3. PT. PANCA SURYA AGRINDO (KAB. ROHUL), 4. PT. PERDANA INTI SAWIT PERKASA (KAB. ROHUL), 5. PT. SUBUR ARUM MAKMUR 1 (KAB. KAMPAR), 6. PT. SUBUR ARUM MAKMUR 2 (KAB. ROHUL). 7. PT. ARINDO TRI SEJAHTERA 1 (PETAPAHAN, KAB. KAMPAR), 8. PT.
Bisniscom, PEKANBARU โ Pemerintah Kota Pekanbaru menyampaikan nilai investasi untuk pembangunan pabrik hilirisasi minyak kelapa sawit ( crude palm oil /CPO) di Kawasan Industri Tenayan (KIT) senilai Rp28 triliun. Hal itu disampaikan Wali Kota Pekanbaru Firdaus setelah KIT ditetapkan sebagai kawasan strategis nasional oleh pemerintah pusat.
Diantara mereka, kelompok perusahaan yang paling besar memiliki lahan sawit adalah Grup Sinar Mas, Grup Salim, Grup Jardine Matheson, Grup Wilmar, dan Grup Surya Dumai. Riset yang dilakukan TuK Indonesia dan Profundo menemukan bahwa ke-25 kelompok perusahaan ini menguasai 62 persen lahan sawit di Kalimantan (terluas di Kalimantan Barat
Profil3 perusahaan sawit yang terjerat kasus ekspor minyak goreng Berikut profil ketiga perusahaan sawit yang terjerat kasus izin ekspor minyak goreng: 1. Wilmar Nabati Indonesia. Berdiri sejak 1989, PT Wilmar Nabati Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi minyak goreng. Wilmar Nabati Indonesia berada di bawah naungan
Bacajuga: Daftar 5 Merek Perusahaan Paling Mahal Asal Jepang. 1. Sinopec. Sinopec adalah perusahaan migas terbesar asal China. BUMN negara komunis ini mengendalikan banyak sumur-sumur minyak di luar negeri dan pada tahun lalu mencatatkan revenue sebesar 432,52 miliar dollar AS.
Hisconsulting JAKARTA - Sebanyak 41 perusahaan telah mengantongi izin ekspor minyak sawit mentah (CPO) dari Kementerian Perdagangan. Izin ekspor ini terbit setelah Presiden Jokowi membuka keran eskpor pada 23 Mei 2022. Kebijakan itu diklaim mempertimbangkan keberlanjutan nasib 17 juta tenaga kerja di industri sawit, baik petani, pekerja, maupun tenaga pendukung lainnya.
PerusahaanPerkebunan Sawit dan Pengolahan Minyak Sawit MURINIWOOD INDAH INDUSTRY, PT August 22, 2014 admincantik 0 Comment Alamat: Kantor Pusat Gedung SURYA DUMAI GROUP, 5th Floor Jalan Jend. Sudirman No. 395 Pekanbaru 28884 Riau Phones - (0761) 31414 , 8 Fax. - (0761) 32700 Branch - Wisma 77, 7th Floor Jalan S. Parman Kav. 77 Slipi
Datayang dikumpulkan mendapati peran bank dalam membantu 25 grup perusahaan kelapa sawit tersebut. Data yang dikumpulkan diolah sejak 2010-2018. Pihaknya berhasil mengidentifikasi bank-bank yang memberi modal untuk 25 perusahaan itu, yaitu Oversea-Chinese Banking Corporation (Singapura), CIMB Group (Malaysia), Malayan Banking (Malaysia), Bank
eXuZ7b. - Harga sawit Riau turun dalam kurun tiga bulan terakhir ini. Anjloknya harga komoditas tersebut ternyata berdampak merosotnya aktivitas Pelabuhan Roro Dumai. Staf Pelabuhan Roro Dumai Riandi menyatakan tak ada lagi truk-truk pengangkut tandan buah segar TBS sawit yang menyeberang. โJadi truk-truk colt diesel yang angkut sawit dan karet tak lagi ada yang menyeberang ke Dumai, sudah dua bulan ini lah sepi," kata Riandi dikutip dari Antara, Kamis 28/7/2022. Ia menjelaskan bahwa masyarakat yang bermukim di Pulau Rupat sebagai petani kelapa sawit dan karet, kini memilih tidak menjual hasil panen ke Dumai lantaran terbebani biaya operasional yang tinggi. "Karena kalau hari-hari biasa truk-truk sawit ini lah yang ramai menyeberang. Jadi hitung-hitungannya tak masuk. Anggaplah ada selisih, di Rupat di Dumai lebih bagus mereka jual di sana karena untuk ongkos penyeberangan saja mereka sudah rugi. Makanya, hampir tak ada lagi truk-truk pengangkut sawit itu yang menyeberang,โ ungkap Riandi. Dikatakannya, petani hanya menjual sawit dan karet lewat pengepul di Rupat, itupun dengan harga murah. "Mereka jual sawit dan karet di Rupat saja karena di sana juga ada Perusahaan Kelapa Sawit PKS kan, katanya. Dia mengatakan, kondisi seperti ini tidak terjadi saat harga sawit dan karet bagus. "Saat kondisi normal tidak kurang 120 unit kendaraan colt diesel yang mengangkut sawit dan karet beraktivitas di pelabuhan ini, paling tidak 60 unit datang, 60 unit antre untuk menyeberang," terangnya. Sedangkan untuk kendaraan pribadi, biasanya akan ramai mengisi pelabuhan penyeberangan di hari-hari libur atau week end. โKalau hari-hari kerja yang ramai itu memang colt diesel isi sawit atau muat kayu balak. Kondisi seperti ini memang sejak pemerintah memberlakukan kebijakan larangan impor kemarin,โ jelasnya. Antara